by Indonesia Bertauhid | May 20, 2015 | Uncategorized
Misalnya Abdul ‘Uzza, Abdusy Syams (hamba matahari), Abdud Daar, Abdur Rasuul, Abdun Nabi dan lain-lain. Diriwayatkan dari Hani bin Zaid bahwa ketika ia datang menghadap Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai utusan beserta kaumnya, beliau shallallahu ‘alaihi wa...
by Indonesia Bertauhid | May 20, 2015 | Uncategorized
Syarat keempat yaitu tunduk dan berserah diri dengan apa yang terkandung dalam kalimat tauhid. Allah berfirman: وَمَنْ يُسْلِمْ وَجْهَهُ إِلَى اللَّهِ وَهُوَ مُحْسِنٌ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقَى “Dan barangsiapa yang menyerahkan dirinya kepada Allah,...
by Indonesia Bertauhid | May 20, 2015 | Uncategorized
Syarat ketiga yaitu menerima konsekuensi yang ada pada kalimat tauhid dengan hati dan lisannya. Persyaratan yang ketiga ini akan menghilangkan sikap penolakan. Allah berfirman: “Sesungguhnya mereka (orang kafir) jika dikatakan pada mereka kalimat Laa ilaaha illallah,...
by Indonesia Bertauhid | May 20, 2015 | Uncategorized
Syarat kedua yaitu keyakinan yang menghilangkan keraguan. Yaitu orang yang mengucapkannya yakin secara pasti dengan makna yang ditunjukkan kalimat tauhid. Karena sesungguhnya iman itu tidak bermanfaat kecuali dengan ilmu yang yakin, bukan prasangka apalagi keraguan....
by Indonesia Bertauhid | May 20, 2015 | Uncategorized
Syarat pertama yaitu mengetahui makna dan rukun kalimat Tauhid. Rukun yang pertama yaitu Nafi, meniadakan semua sesembahan yang berhak untuk disembah dan rukun kedua yaitu Itsbat, yaitu menetapkan bahwa yang berhak disembah hanya Allah semata. Dengan mengetahui makna...