by Indonesia Bertauhid | Apr 22, 2015 | Uncategorized
Syaikh DR. Sa’id ibn Wahf al-Qahthani mengatakan, “Di antara pintu riya’: Seseorang yang ketika mulai melaksanakan ibadah dan menyelesaikannya hanya karena Allah. Kemudian ibadah tersebut diketahui dan mendapatkan pujian. Lalu hati orang tersebut...
by Indonesia Bertauhid | Apr 22, 2015 | Uncategorized
Cukuplah ayat berikut menggambarkan dahsyatnya dosa kesyirikan. Allah Ta’ala berfirman, إِنَّ اللهَ لاَيَغْفِرُ أَن يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَادُونَ ذَلِكَ لِمَن يَشَآءُ وَمَن يُشْرِكْ بِاللهِ فَقَدِ افْتَرَى إِثْمًا عَظِيمًا “Sesungguhnya Allah tidak...
by Indonesia Bertauhid | Apr 22, 2015 | Uncategorized
Allah Ta’ala berfirman, إِنَّهُ مَن يُشْرِكْ بِاللهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ وَمَالِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنصَارٍ “…sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya...
by Indonesia Bertauhid | Apr 22, 2015 | Uncategorized
Syirik di dalam al-asma’ wa ash-shifat bermakna menjadikan sekutu bagi Allah, baik itu di dalam salah satu namaNya, atau salah satu sifatNya. Allah Ta’ala berfirman, لَيْسَ كَمِثْلِهِ شَيْءٌ وَهُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ “Tiada sesuatu pun yang serupa...
by Indonesia Bertauhid | Apr 22, 2015 | Uncategorized
Syirik di dalam rububiyyah Allah berarti meyakini adanya selain Allah yang melakukan perbuatan-perbuatan Allah. Atau menyamakan makhluk dengan Allah dalam hal-hal yang merupakan kekhususan rububiyyahNya. Misalnya, memercayai adanya sang pencipta selain Allah, pemberi...